Tren Flipped Classroom di Sekolah Blended Learning, Simak Penjelasannya Berikut!

 

Sudah mulai diterapkan sejak tahun lalu, sistem belajar blended learning menjadi solusi KBM di tengah masa pandemi yang tidak kunjung berakhir. Dimana model belajar ini menggabungkan antara online dan offline. Dan metode yang paling banyak digunakan pada sekolah blended learning yaitu flipped classroom. Seperti apa metode flipped classroom tersebut ? Yuk intip penjelasannya berikut.

Mengenal Blended Learning Lebih Jauh

Sebelum membahas mengenai metodenya, tentu anda perlu memahami konsep blended learning itu sendiri terlebih dahulu. Mengetahui konsep pembelajaran tersebut akan membantu anda lebih mudah memahami metode metodenya, termasuk metode flipped classroom yang dinilai paling efektif.

Secara sederhana, model belajar blended atau blended learning merupakan penggabungan antara sistem belajar tatap muka (offline) dan sistem belajar dalam jaringan (online). Konsep tersebut diterapkan baik dari gaya pembelajaran hingga cara penyampaiannya, sehingga kombinasi antara kedua model tersebut mampu menekankan interaksi sosial sambil mengikuti perkembangan teknologi.

Mengenal Apa Itu Flipped Classroom

Setelah memahami apa itu sekolah blended learning, mari membahas mengenai flipped classroom itu sendiri yang merupakan topik utama pada artikel kali ini. Jadi, model pembelajaran flipped classroom pada hakikatnya adalah salah satu metode dalam penerapan blended learning.

Ketika menggunakan pendekatan flipped classroom, maka peserta didik dapat menyelesaikan aktivitas pembelajaran atau tugas tugas secara mandiri terlebih dahulu di rumah. Sebelum nantinya mereka akan melakukan pembelajaran tatap muka lagi di kelas bersama dengan guru.

Jadi, guru akan membagi materi menjadi 2 kategori yaitu kategori A dipelajari siswa secara mandiri, dan kategori B dipandu atau didiskusikan dengan guru maupun teman sebaya. Dimana guru akan menugaskan materi kategori A tersebut untuk dipelajari di rumah. Namun secara berkala, guru juga bisa menjadwalkan diskusi online untuk memastikan perkembangan materi kategori A tersebut.

Kemudian saat waktunya pertemuan di dalam kelas, guru akan mengulang kembali materi kategori A untuk memastikan pemahaman siswa. Baru kemudian guru akan memandu diskusi pembelajaran terkait materi kategori B. Refleksi akan dilakukan untuk memastikan murid memahami kedua materi tersebut. Dan umumnya guru akan mendapat umpan balik terkait apa yang dirasakan siswa di sini.

Tips Memaksimalkan Metode Flipped Classroom

Karena sekolah blended learning masih cukup baru di Indonesia, tentu banyak yang khawatir apabila penerapannya tidak maksimal. Untuk memaksimalkan metode flipped classroom sendiri, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan. Yaitu guru perlu membagi materi pembelajaran dengan jelas dan tidak boleh terlewat memastikan bahwa peserta didik sudah memahami materi atau belum.

Sekolah yang menerapkan blended learning memang semakin banyak saat ini, seiring dengan terjadinya pandemi virus corona. Namun karena masih baru, mungkin keefektivitasannya menjadi pertanyaan sendiri. Jika khawatir akan hal tersebut, anda bisa memilih Sekolah Murid Merdeka untuk anak. Karena SMM sudah menerapkan blended learning bahkan sebelum pandemi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.