Bibit Unggul Berkualitas Topaz Oleh Asian Agri untuk Dapatkan Hasil Produksi Terbaik

Salah satu aspek yang menjadi kunci penting dan vital bagi produksi terbaik oleh petani kelapa sawit adalah kualitas benih. Petani kelapa sawit akan dapatkan hasil produksi terbaik dengan menggunakan benih yang berkualitas unggulan dan dapat diandalkan. Karena itu Royal Golden Eagle berusaha mencari benih terbaik untuk produksinya salah satunya adalah benih topaz yang digunakan oleh Asian Agri untuk mendapatkan hasil produksi yang terbaik.

Hal tersebut yang juga kemudian mendorong Asian Agri dalam melakukan upaya penelitian mendalam dalam rangka pengembangan benih unggulan. Langkah ini dapat membantu para petani dalam mendapatkan hasil yang jauh lebih maksimal tanpa perlu menambah lahan yang luas. Salah satu bibit unggulan berkualitas yang digunakan oleh Asian Agri adalah Topaz. Seperti apakah bibit unggul berkualitas Topaz yang digunakan oleh Asian Agri?

Bibit Unggul Berkualitas Topaz Oleh Asian Agri

Benih topaz merupakan benih bibit unggul berkualitas terbaik yang menawarkan dua keunggulan sekaligus. Salah satu keunggulannya yaitu kemampuan adaptasi dengan kondisi lahan dan hasil yang sangat tinggi. Benih kelapa sawit Topaz Asian Agri juga sudah dikembangkan secara khusus dalam rangka meningkatkan produktivitas hasil panen.

Benih topaz tumbuh sangat subur di tanah marjinal dengan pertumbuhan secara vertikal yang tidak terlalu cepat sehingga dapat semakin memudahkan proses pemanenan buah kelapa sawit itu sendiri. Topaz merupakan bibit unggul andalan yang dikembangkan oleh Asian Agri Oil Palm Research Station di Topaz, Indonesia. Benih unggul ini mampu memberikan suatu dampak yang secara signifikan pada tingkat pengembalian investasi selama masa hidup pohon yang mencapai kisaran sampai dengan 20 hingga 25 tahun.

Benih topaz ini tersedia untuk umum dan lebih dari 130 juta bibit telah dikirimkan ke perkebunan besar, petani plasma dan juga petani swadaya yang ada di seluruh Indonesia dan luar negeri. OPRS didirikan di tahun 1996 dan sejauh ini sudah merilis empat varietas diantaranya yaitu topaz 1, 2, 3 dan juga jenis keempat. Berdasarkan progenies dari seluruh dunia. Empat varietas tersebut merupakan jenis yang sangat baik sehingga dapat menjadikan siapa saja mendapatkan keuntungan dan keunggulan yang tak ada duanya.

Secara aktif Asian Agri dan timnya terus melakukan upaya dengan memperkaya sumber daya genetik dengan cara kita melakukan seleksi dan upaya memelihara demi hasil varietas baru yang kualitasnya lebih tinggi dibandingkan yang lain. Upaya penyuburan sumber daya genetik ini bisa dilakukan baik dengan cara independen ataupun dalam langkah kerja sama konsorsium yang didukung oleh Direktorat Jenderal Perkebunan yang ada di Kementerian Pertanian RI.

Asian Agri sudah melakukan tata kelola perkebunan kelapa sawit komersial yang ada di lokasi yang memiliki karakteristik agroklimat yang sudah berbeda. Hal ini kemudian memungkinkan kita untuk melakukan pengujian atas benih topaz yang ada di berbagai kondisi dalam rangka memastikan potensi produktivitasnya. Asian Agri juga sudah melakukan pengujian atas 440 genus seri 1 D x P yang asalnya dari suatu introgresi dengan kisaran 223 Deli Dura dengan kisaran sebanyak 50 pisifera yang ada di lokasi agroklimat berbeda di area mineral dan juga tanah organic dengan luas kurang lebih dari kisaran sampai dengan 6.000 hektare yang ada di area Sumatra Utara dan juga di area Riau.